Tentang Selera…

Bicara tentang Selera… semua orang memiliki selera yang berbeda… ada yang senang pedas, asin, asam, manis, maupun campur-campur rasanya. Mau pesan makanan semua tergantung selera masing-masing orang… itu soal rasa…
Belum lagi soal warna, soal pakaian, soal rumah, perlengakapan dan lain-lain… semua orang berbeda dalam penilaian, dan seleranya.

Tetapi dalam beretika, bertata krama, kebanyakan dari kita, tidak seorangpun yang senang mendengar ucapan yang ‘pedas’, muka yang ‘asam’, senyuman yang ‘getir’, ekspresi yang datar. tawa yang ‘pahit’…

Semua orang tentunya menyenangi hal yang indah, rasa yang manis, dan pujian yang seperlunya selama bisa membangkitkan semangat, senyuman yang tulus. Wajah yang ceria, ekpresi yang ‘ramah’.
walau tidak menutup kemungkinan juga banyak yang senang dengan ekspresi “Nano Nano” (“Ramai Rasanya”).

Jadinya sudah sebaiknya kita memperkaya diri kita dengan senyuman yang ‘manis’, tawa yang ‘segar’ , ucapan yang sejuk.. seperti kebiasaan orang jawa yang halus… karena banyak minum “Es Teh Manis”…
jadi segar terus… dan maniessss…

Dan ingat dalam berbicara, bertindak, dan berpikir jangan hanya memenuhi selera sendiri saja, tetapi harus juga mempertimbangkan orang lain atau lawan bicara punya selera… bahasa lainnya Toleransi dan Tepo Seliro… hhahahhaa…
nahh baruu kita bisa welcome dan di welcome oleh siapapun juga…

Salam Mudita,
Neng Xiu
www.muditacenter.com